Pada tahun yang tidak dapat
dipastikan (1527 red;mengacu pada sejarah jawa) terjadi pertempuran antara
kerajaan demak yang dipimpin oleh Raden Fattah bersama Raden Fatahillah dengan
kerajaan pajajaran yang dipimpin oleh Datu Namacene (info penutur). Dalam pertempuran
tersebut pasukan Datu Namacene dipukul mundur oleh pasukan Raden Fathillah
sampai pada sebuah pulau kecil yang di kenal Tana Mas Mawa atua Tana Samawa.
Dalam pelariannya ke Tana Samawa
Datu Namacene bersama pasukannya yang setia mendirikan sebuah kerajaan kecil
yang diberi nama Negeri Malang Ruat (samping Sungai Brang bee kecamatan
lunyuk). Tidak lama kemudian lewat mata-mata yang dikirim oleh Raden Fatahillah
terenduslah kabar tentang kebradaan Datu Namacene. Maka dikirimlah Datu
Trenggana untuk mengecek keberadaan Datu Namacene.
Datu Namacene yang saat itu
sedang membangun kekuatan dengan penduduk lokal di wilayah itu serta mencoba
untuk melakukan kerjasama dengan kerajaan Patonang (gunung dekat Batu Tering). Namun
sebelum kekuatan itu dibangun berangkatlah Pangeran Trenggono beserta pasukan
tempurnya dan kapal perangnya yang besar dan tak terkalahkan, menurut penutur
kapal pasukan Pangeran Datu Trenggana membongkar muatan di pesisir selatan Sumbawa,
kemudian berjalan menelusuri hutan sampailah pada Sampar Karengas (Dataran Luas
di atas pegunungan). Di sampar itulah Datu Terenggono mendirikan Kerajaan Baru
dengan Nama Tana’ Tering dimana pendudukan di sekitar itu mengenalnya dengan
nama Negeri Datu Tering yang selanjutnya nama itu berubah menjadi Batu Tering
sampai saat ini.
Apabila ada versi lain mohon untuk didiskusikan lebih lanjut guna penyempurnaan sejarah.
Menarik sekali artikelnya Bang.
BalasHapusyg bikin penasaran adalah "Tana Mas Mawa", sy baru tau nama lain itu. :)
sy sempat mengambil dari salah satu sumber tentang silsilah kerajaan Sumbawa, mungkin sy keliru mungkin abang bisa koreksi jika memiliki sumbet yg lebih valid, ini linknya,
http://www.4shared.com/photo/fdrS1Yle/Silsilah.html
Tana Mas Mawa Atau Tana Mas Samawa Atau Tana Samawa itu semua adalah sebutan yang konotasinya semua sama, yang membedakan cuma cara penyebutannya saja, dalam artikel ini penutur mengatakan istilah itu ke saya dalam bahasanya. Mas dalam hal ini bisa berarti : Dea, Datu, Raja Ataupun Sultan...mawa atau samawa merupakan sebutan untuk wilayah atau daerah kekuasaan dari Mas atau Raja Atau Datu Atau Sultan....mohon koreksinya...!
BalasHapusBung Fahry samalewa : untuk silsilah kerajaan samawa saya telah menulisnya di blog balakuning.blogspot.com, coba dilihat disana aja.
BalasHapusmenurut saya kalo masi dari penutur,, belum pasti kebenaran bisa saja ada yang dilebihkan dan dikurangkan dlam kisah sejarah tersebuat dan untuk mengupasnya lebih dalam dan tahu sejarah semawa dalam konteks yang real
BalasHapuskami dari kampus Institut ilmu sosial dan budaya samawa rea membuka program sejarah murni agar sejarah samawa benar dipahami dan ada pembuktian akan terjadinya peristiwa sejarah samawa