Pahatan di batu itu mengandung makna yang memberiperlambang-perlambang pahatan binatang melata melambangkan suatu yangberhubungan dengan alam arwah. Muka dan kepala manusia memberi perlambanganterhadap pencegahan bahaya. Sedangkan alat kelamin manusia melambangkan kesuburan.Dari arti dan makna perlambangan itu adalah untuk menghatar arwah orang yangdikubur dalam Sarkofagus agar selamat di alam arwah dan tidak kurang satuapapun.
Kini Sarkofagus di Dusun Ai Renung Desa BatuTering Kecamatan Moyohulu itu menjadi saksi sejarah, bahwa di Dusun Ai Renungyang terjarak sekitar 25 km dari kota Sumbawa Besar telah terjadi tradisipenguburan megalitik Indonesia yang berkembang pada permulaan tarik masehi.Sama halnya dengan tradisi penguburan megalitik di beberapa tempat di tanah air,sebut misalnya di tanah Batak, Jatim, Bali, Sumba dan Kalimantan.
Penguburan yang mirip-mirip dengan Sarkofagus jugaada di Sulawesi Tengah, yakni penguburan di dalam bejana batu yang disebutKalamba dan Sulawesi Utara berbentuk kubus yang disebut Waruga. Atap SarkofagusAi Renung yang berbentuk atap rumah sama dengan bentuk tutup Waruga di SulawesiUtara.
Membuat kuburan batu sebagai tempat peristirahatanterakhir manusia yang meninggal pada zaman itu tidak samua orang bisamelakukannya, karena tempat-tempat khusus seperti itu hanya sebagai tempatperistirahatan terakhir ketua suku atau pimpinan masyarakat, sebab untukmembuat Sarkofagus tentu tidak mudah. Dia membutuhkan pengerahan tenaga danpelaksanaan upacara penguburan yang sangat besar.
Sebuah penelitian yang pernah dilakukan di AiRenung pada tahun 1980 menyebutkan, bahwa tim peneliti pada waktu itu jugamenemukan peralatan-peralatan dari batu yang berfungsi untuk mengapak,membelah, menyerut, mengiris, menusuk dan lain sebagainya. Dan beberapa batuberbentuk khas tradisi paleolitik yang berkembang di Indonesia dan Asia Timurkhususnya juga di temukan di Batu Tering seperti tipe-tipe kapak berimbas (chopper ) kapak penetak (chopping-tool) pahat gemgam ( hands axe ).
Daerah ini memang kaya dengan peninggalan terutamayang berkaitan dengan bukti-bukti sejarah dalam bentuk batu dan kalau kita berjalan-jalan ke Ai Renung tentu tidak Sarkofagus saja bisa kita saksikan,karena di Desa Batu Tering ada Liang Petang ( Gua Gelap atau Gua Malam ) yang di dalamnya terdapat stalagnit dan stalagtit serta patung batu mirip manusia,balai-balai dan alat tenun. Selain itu di Desa ini juga terdapat Liang Bukal (Gua Kelelawar ).
Belum ada tanggapan untuk "SARKOFAGUS (BATU PETI)"
Posting Komentar